Postingan

CATATAN - Teamwork Makes The Dream Work

Gambar
Bromo, 21st August '22 (Sumber: Dokumen Penulis)  " Teamwork Makes The Dream Work " begitu moto yang sering dilontarkan BTS kala mereka percaya bahwa setiap usahanya akan membuahkan hasil terbaik di kemudian hari dengan usaha dan kerja keras bersama tim.  Sama seperti yang saya rasakan bersama tim ini, selama 23 tahun baru pertama kali saya memijakkan kaki di Gunung Bromo. Padahal jarak dari rumah hanya sekitar satu setengah jam jika ditempuh menggunakan kendaraan bermotor. Siapa yang mengira, saya akan menginjakkan kaki pertama kali di salah satu kepingan Surga Allah SWT ini bersama mereka, Team.  Jika menilik lima tahun lalu, kami masih sangat canggung saat pertama kali berkenalan, " Halo nama kamu siapa? " begitu yang diucap satu sama lain saat pertama kali bertatap wajah di sebuah kosan bertingkat daerah Semanggi Barat. Siapa yang mengira, dari sering bertemu setiap hari, saling berbagi keluh kesah masa perkuliahan, makan bersama, berbagi yang dipunya satu s...

CATATAN - Pilihan, Keputusan; Resign.

Gambar
  (Sumber: Dokumen Penulis) “ Believe that every choice we make is the beginning of change, not the end. ” Begitu kutipan kalimat yang dilontarkan Kim Nam-joon a.k.a RM leader BTS pada saat mereka diundang untuk speech di United Nation General Assembly (UNGA) pada 20 September 2021 lalu. Kalimat tersebut saat itu seakan menjadi pemantik, bagi saya khususnya untuk mengambil langkah-langkah penting dalam kehidupan saya ke depannya. Sejak saat saya mendengar langsung bagaimana Nam-joon mengucapkan kalimat tersebut, di minggu-minggu berikutnya saya mulai ‘ uring-uringan ’. Banyak berpikir akan masa depan dan mencoba memberanikan diri untuk mengambil langkah tepat, untuk kehidupan saya ke depannya, dan tentu saja sesuai dengan kata hati dan idealisme saya. Dari saat saya kecil, saya selalu dihadapkan pada pilihan yang membuat banyak menyita waktu dalam berpikir dan menimang. Saya bukan seorang pengambil keputusan yang baik, bahkan terkesan lamban. Saat saya hendak lulus Sekolah Mene...

MERAIH TOGA #2 - Pilihan yang Disempurnakan

Gambar
Meraih Toga. Manusia berhak bermimpi, sisanya biar Sang Pencipta Yang Memberi. (Sumber: Dokumen Penulis) Sebuah cerita yang diawali dengan percakapan via media sosial tak disengaja. Sebuah cerita yang membawa kata asing menjadi sering. Sebuah cerita dengan segala rasa yang dicurahkan, yang sebelumnya tidak mengenal hingga menjalin pertemanan. Yang sebelumnya tidak pernah terlibat kontak mata, namun garis Pencipta mempertemukan kita dalam satu rasa, satu asa. " Kamu maba Polinema ya? " Begitu chat yang pertama kali saya baca di room Direct Massage (DM) akun Instagram pada 20 Juli 2017. Akun Instagram bernama @aprilwinda1 dengan ramahnya menyampaikan salam perkenalan. Saat saya baca, " mungkin orang ini hanya 'iseng' saja ", pikir saya. Bahkan di benak sempat muncul kata 'apasih'. Karena memang kalimat chat-nya mengandung unsur yang belum dipastikan kebenarannya. Saat itu saya memang sedang dilanda kebingungan karena tak kunjung diterima kuliah di ka...

REVIEW - Film: The Mystery of The Dragon Seal (The Iron Mask)

Gambar
      Poster film - The Iron Mask a.k.a The Mystery of Dragon Seal. (Sumber: m.imdb.com) The Mystery of The Dragon Seal atau lebih dikenal sebagai The Iron Mask, merupakan film lanjutan dari The Forbidden Kingdom (2014), proyek yang diadaptasi dari novel berjudul serupa karya Nikolai Gogol. Film ini juga dikenal dengan nama Viy 2: Journey to China yang merupakan sekuel dari Viy 1 pada tahun 2014.  Film yang disutradarai Oleg Stepchenko ini turut menggandeng nama-nama besar aktor film laga, salah satunya Jackie Chan yang berperan sebagai Master, disandingkan dengan aktor besar lain seperti Jason Flamyng sebagai Jonathan Green, Arnold Schwarzenegger sebagai James Hook, dan Charles Dance sebagai Lord Dudley. Pemeran lain yang ikut serta dalam film ini adalah Yao Xingtong aktris berkebangsaan China yang berperan sebagai Cheng Lan, putri dari Master.  Film yang berdurasi 124 menit ini dirilis pertama kali pada 16 Agustus 2019 di Tiongkok, kemudian pada 21 September 2...

REVIEW: Mengupas Sisi Lain Tradisi Pulang Kampung melalui Film 'Mudik'

Gambar
    Mengisi waktu luang atau bisa juga disebut 'masa gabut' memang bisa digunakan untuk selfcare . Selfcare atau me-time banyak dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan menonton film. Cara ini yang juga dilakukan oleh saya ketika mengisi masa kosong. Tak ingin membuang waktu banyak, kali ini selain menonton saya juga melakukan review tentang film 'Mudik (2019)'. Poster Film 'Mudik' (Sumber: casaindonesia.com)     Film Mudik atau juga dikenal dengan Homecoming ini disutradarai oleh Adriyanto Dewo dan rilis pertama kali pada 9 Desember 2019. Seperti judulnya, film ini ingin menampilkan bagaimana suasana mudik atau pulang kampung yang sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia ketika menjelang Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri. Biasanya dilakukan H-7 atau maksimal H-3 Lebaran. Dalam film ini menceritakan bagaimana pasangan suami istri yang akan mudik ke kampung halaman orang tua dari salah satu pasangan tersebut. Bukan seperti suasana mudik yang berd...

MERAIH TOGA #1 - Merayakan Kelulusan di Tengah Keterbatasan

Gambar
Sumber: Dokumen Penulis Lega. Satu kata itu mungkin cukup untuk bisa menggambarkan perasaan teman-teman D-III Teknik Kimia angkatan 2017 Politeknik Negeri Malang yang tanggal 13 Juli kemarin mengikuti Yudisium Sidang Laporan Tugas Akhir tahap 1. Alhamdulillah dari total kurang lebih 47 mahasiswa yang mengikuti sidang, semuanya resmi dinyatakan lulus.           Pada akhirnya kita sampai di titik yang sejak awal dinanti-nantikan selama kurang lebih tiga tahun terakhir. Penantian yang cukup singkat namun sangat panjang untuk bisa dilupakan. Siapa yang menyangka, prosesi kelulusan harus dilalui dengan metode daring. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yang biasanya diakhiri dengan prosesi siraman air bunga. Di tahun ini menjadi pembeda dan pertama kali dilakukan, yakni yudisium metode daring. Namun, hampir semua teman-teman mengucap syukur Alhamdulillah, karena masih diberikan kesempatan untuk merasakan euforia kelulusan meski di tengah keterbatasan dan  ...

RESENSI - Refleksi Cinta dan Persahabatan dalam 'Friend Zone Forever'

Gambar
Sampul bagian depan buku Friend Zone Forever. (Sumber: Dokumen Penulis) Judul: Friend Zone Forever Penulis: Vivie Hardika Penerbit: Eazy Book Tahun Terbit: 2013; cetakan 1 Jumlah Halaman: 172 hlm; 13 x 19 cm ISBN: 979-602-7702-21-9         Friend Zone Forever . Membaca judulnya saja pasti pembaca merasa sudah bisa menebak bagaimana akhir dari bagian buku yang termasuk genre novel ini. Ditambah embel-embel kalimat ‘ Jadikan ini selamanya! ’ di bagian sampul depannya. Semakin iman saja pembaca dengan terkaan-terkaan tak berdasar pada bagian akhirnya. Tapi jangan diterka dulu sebelum membaca, nanti menyesal. Kan ada istilah ‘ Don’t judge book from the cover '. Nah buku ini salah satu contohnya yang tidak bisa diterka hanya dengan melihat sampul depannya saja. Kemudian, jika beralih ke sinopsis yang tertera di sampul belakang buku, di sana tertulis sudut pandang cerita yang menggunakan sudut pandang orang pertama, ‘aku'. Tapi lagi-lagi yang membuat nyes adalah kalimat d...